UPAYA PENINGKATAN
AKHLAK MELALUI PEMBIASAAN SHALAT DHUHA
PADA
SISWA KELAS V SDN 01 KANIGORO MADIUN
TAHUN
PELAJARAN 2012/ 2013
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Penelitian
Dari fakta yang
ada di SDN 01 Kanigoro banyak siswa yang berperilaku tidak baik khususnya dalam
hal berperilaku. Hasil pengamatan ada beberapa siswa yang kurang sopan dan
bertingkah laku tidak baik. Apalagi ketika pelajaran dimulai, jika tidak ada
guru yang masuk kelas, siswa tidak melakukan berdoa. Padahal kegiatan berdoa
merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap
Tuhan Yang Maha Esa.
Hasil observasi sementara yang dilakukan adalah di mana
siswa SDN 01 Kanigoro sebelum diterapkannya pembiasaan shalat Dhuha, mereka
kurang produktif dalam memanfaatkan waktu, di saat istirahat mereka hanya
dengan bermain-main saja. Setelah para guru dan pengurus yayasan mengadakan
musyawarah, disepakati bahwa shalat Dhuha harus diterapkan bagi siswa minimal
tiga kali dalam seminggu. SDN 01 Kanigoro, mulai diterapkannya shalat Dhuha
telah banyak memberikan pengaruh dan pembinaan akhlak bagi siswa dan juga
respon dari orang tua siswa.
Dari latar belakang tersebut, maka peneliti ingin mencermati dan mengkaji secara lebih mendalam dan ilmiah, akan Pembiasaan shalat Dhuha dalam pembinaan akhlak siswa SDN 01 Kanigoro tahun pelajaran 2012/ 2013.
Dari latar belakang tersebut, maka peneliti ingin mencermati dan mengkaji secara lebih mendalam dan ilmiah, akan Pembiasaan shalat Dhuha dalam pembinaan akhlak siswa SDN 01 Kanigoro tahun pelajaran 2012/ 2013.
B.
Rumusan
Masalah
1. Bagaimanakah
pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa kelas V SDN 01 Kanigoro
Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013?
2. Bagaimanakah
pelaksanaan pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa kelas V SDN
01 Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013?
3. Bagaimanakah
hasil pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa kelas V SDN 01
Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013?
C.
Tujuan
1. Untuk
mendeskripsikan pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa kelas V
SDN 01 Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013.
2. Untuk
mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak
siswa kelas V SDN 01 Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013.
3. Untuk
mendeskripsikan hasil pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa
kelas V SDN 01 Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013.
D.
Manfaat
a. Siswa
Untuk mengetahui dan meningkatkan akhlak
siswa SDN 01 Kanigoro.
b. Guru
Untuk membiasakan shalat dhuha agar
bisa dijadikan model oleh siswa.
c. Sekolah
Memberikan sumbangan keilmuan
sehinga kualitas dan mutu sekolah meningkat dan sebagai pemberdayaan sekolah.
d. Peneliti
lain
Penelitian
ini menjadi tolok ukur seberapa dalam pengetahuan dan wawasan terkait dengan
pembiasaan shalat Dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa dan sebagai sarana
latihan dalam pengembangan keilmuan dalam keterampilan penyusunan karya ilmiah.
E.
Hipotesis
Akhlak siswa kelas V SDN 01
Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013 akan meningkat melalui pembiasaan
shalat dhuha.
BAB
II
Kajian
Pustaka
a. Pembiasaan
Pembiasaan
berasal dari kata dasar “biasa” yang mendapatkan awalan pe- dan akhiran –an,
artinya proses membuat sesuatu. Jadi, pembiasaan dapat diartikan dengan proses
membuat sesuatu atau seseorang menjadi biasa atau terbiasa.
b. Shalat
Dhuha
Shalat Dhuha merupakan shalat sunah yang sangat dianjurkan
oleh Rasulullah Saw., sebab baliau berpesan kepada para sahabatnya untuk
mengerjakan shalat Dhuha sekaligus menjadikannya sebagai wasiat. Wasiat yang
diberikan kepada Rasulullah Saw. Kepada satu orang berlaku untuk seluruh umat,
kecuali terdapat dalil yang menunjukkan kekhususan hukumnya bagi orang tersebut
(Al Mahfani, 2008: 3). Shalat dhuha adalah shalat sunah
yang dikerjakan pada pagi hari, dimulai setelah terbit matahari (sekitar jam
07.00) sampai sebelum masuk waktu Dzuhur ketika matahari belum naik pada posisi
tengah-tengah.
Keutamaan shalat
dhuha antara lain adalah Shalat
Dhuha memiliki nilai amalan sedekah yang diperlukan oleh 360 persendian tubuh
dan orang yang melaksanakannya akan memperoleh ganjaran pahala sebanyak jumlah
persendian itu, Shalat Dhuha seseorang di awal hari menjanjikan tercukupinya
kebutuhan orang tersebut di akhir hari, Shalat Dhuha bisa membuat orang yang
melaksanakannya (atas izin Allah Swt.) meraih keuntungan (ghanimah) dengan cepat.
c. Akhlak
Kata akhlak ( َأخْلأَقٌ ) berasal
dari bahasa Arab, yaitu jama’ dari khuluqun (خُلُقٌ ) yang menurut bahasa
berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabiat. Akhlak adalah
perbuatan manusia yang berasal dari dorongan jiwanya karena kebiasaan, tanpa
memerlukan pikiran terlebih dahulu.
BAB III
Metode Penelitian
A.
Rancangan
Penelitian
Penelitian ini
menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), pendekatan kualitatif.
PTK adalah penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan
hasil pembelajaran di kelas atau memecahkan masalah yang dilakukan bersiklus.
Model PTK “guru
sebagai peneliti”. Siklus 1 terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan,
observasi dan refleksi.
Perencanaan : mewawancarai siswa kelas IV
Pelaksanaan : melakukan pembiasaan sholat dhuha. Pembiasaan
shalat Dhuha dilaksanakan tiga kali dalam seminggu, yaitu pada hari selasa,
kamis, dan sabtu. Shalat Dhuha ini dimulai pada pukul 09.00 sampai 10.00 Wib.
Langkah-langkah:
Mengajak siswa wudhu, Shalat Dhuha dilaksanakan dengan cara berjamaah pada dua
rakaat pertama, dan dua rakaat selanjutnya dilaksanakan dengan sendiri-sendiri,
Setelah shalat Dhuha selesai, siswa membaca do’a shalat Dhuha bersama-sama,
kemudian diakhiri dengan membaca ayat-ayat Al Qur’an yang dibimbing oleh guru.
Refleksi : melakukan apa yang sudah dilakukan dan yang
belum dilakukan.
Siklus II
terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi dan
perbaikan rencana. Jika pada siklus I belum berhasil maka siklus II sebagai
perbaikan. Pada siklus kedua, siswa diabsen dan jika ada yang terlambat akan
diberi hukuman yaitu membaca surat Yasin dengan bimbingan guru.
B.
Latar
dan Subyek Penelitian
Penelitian ini dilakukan di kelas V SDN 01 Kanigoro,
dengan subyek siswa kelas V sebanyak 33 orang terdiri dari 21 siswa laki-laki
dan 12 siswa perempuan.
C.
Teknik
Pengumpulan Data
Observasi yaitu melakukan pengamatan langsung kepada
siswa mengenai tingkah laku siswa pada saat jam istirahat. Dalam hal wawancara, peneliti lebih
banyak menggunakan wawancara tidak berstruktur (terbuka). Peneliti hanya
mengajukan sejumlah pertanyaan atau pertanyaan-pertanyaan yang mengundang
jawaban atau komentar subyek secara bebas. Dokumen ini berupa foto yang berisi
keyakinan, perasaan dan tindakan siswa.
D.
Instrument
Penelitian
Peneliti sendiri dengan menggunakan pedoman
observasi, wawancara, dokumentasi.
E.
Analisis
data
Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif.
Data tentang ketakwaan melalui ceck list, catatan pengamatan, dokumentasi.
F. Jadwal Penelitian
Tindakan
dimulai bulan 5 September sampai bulan November
BAB IV
HASIL PENELITIAN
Berdasarkan hasil
penelitian dan analisis data yang telah dilakukan bahwa melalui pembiasaan
shalat dhuha dapat meningkatkan akhlak siswa kelas V SDN 01 Kanigoro. Siswa yang sebelum melakukan pembiasaan shalat dhuha tidak melakukan berdo'a, setelah pembiasaan shalat dhuha siswa rajin melakukan berdo'a dan akhlak siswa semakin baik.
Daftar Rujukan
Al
Mahfani, M. Khalilurrahman. 2008. Berkah Shalat Dhuha. Jakarta: Wahyu
Media.
Malawi,
Ibadullah & Siswanto, Edy. 2012. Penelitian Tindakan Kelas. Madiun:
IKIP PGRI Madiun.
Mustofa,
A. 2005. Akhlak Tasawuf. Bandung: Pustaka Setia.
Poerwadarminta.
2007. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
No comments:
Post a Comment