Tuesday, December 18, 2012

UAS PTK

UPAYA PENINGKATAN AKHLAK MELALUI PEMBIASAAN SHALAT DHUHA
PADA SISWA KELAS V SDN 01 KANIGORO MADIUN
TAHUN PELAJARAN 2012/ 2013

Nurul May Syaroh

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Penelitian
Dari fakta yang ada di SDN 01 Kanigoro banyak siswa yang berperilaku tidak baik khususnya dalam hal berperilaku. Hasil pengamatan ada beberapa siswa yang kurang sopan dan bertingkah laku tidak baik. Apalagi ketika pelajaran dimulai, jika tidak ada guru yang masuk kelas, siswa tidak melakukan berdoa. Padahal kegiatan berdoa merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Hasil observasi sementara yang dilakukan adalah di mana siswa SDN 01 Kanigoro sebelum diterapkannya pembiasaan shalat Dhuha, mereka kurang produktif dalam memanfaatkan waktu, di saat istirahat mereka hanya dengan bermain-main saja. Setelah para guru dan pengurus yayasan mengadakan musyawarah, disepakati bahwa shalat Dhuha harus diterapkan bagi siswa minimal tiga kali dalam seminggu. SDN 01 Kanigoro, mulai diterapkannya shalat Dhuha telah banyak memberikan pengaruh dan pembinaan akhlak bagi siswa dan juga respon dari orang tua siswa.
Dari latar belakang tersebut, maka peneliti ingin mencermati dan mengkaji secara lebih mendalam dan ilmiah, akan Pembiasaan shalat Dhuha dalam pembinaan akhlak siswa SDN 01 Kanigoro tahun pelajaran 2012/ 2013.

B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimanakah pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa kelas V SDN 01 Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013?
2.      Bagaimanakah pelaksanaan pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa kelas V SDN 01 Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013?
3.      Bagaimanakah hasil pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa kelas V SDN 01 Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013?

C.    Tujuan
1.     Untuk mendeskripsikan pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa kelas V SDN 01 Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013.
2.   Untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa kelas V SDN 01 Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013.
3.    Untuk mendeskripsikan hasil pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa kelas V SDN 01 Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013.

D.    Manfaat
a.       Siswa
Untuk mengetahui dan meningkatkan akhlak siswa SDN 01 Kanigoro.
b.      Guru
Untuk membiasakan shalat dhuha agar bisa dijadikan model oleh siswa.
c.       Sekolah
Memberikan sumbangan keilmuan sehinga kualitas dan mutu sekolah meningkat dan sebagai pemberdayaan sekolah.
d.      Peneliti lain
Penelitian ini menjadi tolok ukur seberapa dalam pengetahuan dan wawasan terkait dengan pembiasaan shalat Dhuha dalam meningkatkan akhlak siswa dan sebagai sarana latihan dalam pengembangan keilmuan dalam keterampilan penyusunan karya ilmiah.

E.     Hipotesis
Akhlak siswa kelas V SDN 01 Kanigoro Madiun tahun pelajaran 2012/ 2013 akan meningkat melalui pembiasaan shalat dhuha.

BAB II
Kajian Pustaka

a.       Pembiasaan
Pembiasaan berasal dari kata dasar “biasa” yang mendapatkan awalan pe- dan akhiran –an, artinya proses membuat sesuatu. Jadi, pembiasaan dapat diartikan dengan proses membuat sesuatu atau seseorang menjadi biasa atau terbiasa.
b.      Shalat Dhuha
Shalat Dhuha merupakan shalat sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Saw., sebab baliau berpesan kepada para sahabatnya untuk mengerjakan shalat Dhuha sekaligus menjadikannya sebagai wasiat. Wasiat yang diberikan kepada Rasulullah Saw. Kepada satu orang berlaku untuk seluruh umat, kecuali terdapat dalil yang menunjukkan kekhususan hukumnya bagi orang tersebut (Al Mahfani, 2008: 3). Shalat dhuha adalah shalat sunah yang dikerjakan pada pagi hari, dimulai setelah terbit matahari (sekitar jam 07.00) sampai sebelum masuk waktu Dzuhur ketika matahari belum naik pada posisi tengah-tengah.
Keutamaan shalat dhuha antara lain adalah Shalat Dhuha memiliki nilai amalan sedekah yang diperlukan oleh 360 persendian tubuh dan orang yang melaksanakannya akan memperoleh ganjaran pahala sebanyak jumlah persendian itu, Shalat Dhuha seseorang di awal hari menjanjikan tercukupinya kebutuhan orang tersebut di akhir hari, Shalat Dhuha bisa membuat orang yang melaksanakannya (atas izin Allah Swt.) meraih keuntungan (ghanimah) dengan cepat.
c.       Akhlak
Kata akhlak ( َأخْلأَقٌ ) berasal dari bahasa Arab, yaitu jama’ dari khuluqun (خُلُقٌ ) yang menurut bahasa berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabiat. Akhlak adalah perbuatan manusia yang berasal dari dorongan jiwanya karena kebiasaan, tanpa memerlukan pikiran terlebih dahulu.

BAB III
Metode Penelitian
A.    Rancangan Penelitian
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), pendekatan kualitatif. PTK adalah penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di kelas atau memecahkan masalah yang dilakukan bersiklus.
Model PTK “guru sebagai peneliti”. Siklus 1 terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi.
Perencanaan       : mewawancarai siswa kelas IV
Pelaksanaan     : melakukan pembiasaan sholat dhuha. Pembiasaan shalat Dhuha dilaksanakan tiga kali dalam seminggu, yaitu pada hari selasa, kamis, dan sabtu. Shalat Dhuha ini dimulai pada pukul 09.00 sampai 10.00 Wib.
Langkah-langkah: Mengajak siswa wudhu, Shalat Dhuha dilaksanakan dengan cara berjamaah pada dua rakaat pertama, dan dua rakaat selanjutnya dilaksanakan dengan sendiri-sendiri, Setelah shalat Dhuha selesai, siswa membaca do’a shalat Dhuha bersama-sama, kemudian diakhiri dengan membaca ayat-ayat Al Qur’an yang dibimbing oleh guru.
Refleksi   : melakukan apa yang sudah dilakukan dan yang belum dilakukan.
Siklus II terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi dan perbaikan rencana. Jika pada siklus I belum berhasil maka siklus II sebagai perbaikan. Pada siklus kedua, siswa diabsen dan jika ada yang terlambat akan diberi hukuman yaitu membaca surat Yasin dengan bimbingan guru.

B.     Latar dan Subyek Penelitian
Penelitian ini dilakukan di kelas V SDN 01 Kanigoro, dengan subyek siswa kelas V sebanyak 33 orang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan.

C.    Teknik Pengumpulan Data
Observasi yaitu melakukan pengamatan langsung kepada siswa mengenai tingkah laku siswa pada saat jam istirahat. Dalam hal wawancara, peneliti lebih banyak menggunakan wawancara tidak berstruktur (terbuka). Peneliti hanya mengajukan sejumlah pertanyaan atau pertanyaan-pertanyaan yang mengundang jawaban atau komentar subyek secara bebas. Dokumen ini berupa foto yang berisi keyakinan, perasaan dan tindakan siswa.

D.    Instrument Penelitian
Peneliti sendiri dengan menggunakan pedoman observasi, wawancara, dokumentasi.

E.     Analisis data
Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif. Data tentang ketakwaan melalui ceck list, catatan pengamatan, dokumentasi.

       F.     Jadwal Penelitian
                      Tindakan dimulai bulan 5 September sampai bulan November

BAB IV
HASIL PENELITIAN

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan bahwa melalui pembiasaan shalat dhuha dapat meningkatkan akhlak siswa kelas V SDN 01 Kanigoro. Siswa yang sebelum melakukan pembiasaan shalat dhuha tidak melakukan berdo'a, setelah pembiasaan shalat dhuha siswa rajin melakukan berdo'a dan akhlak siswa semakin baik.

Daftar Rujukan

Al Mahfani, M. Khalilurrahman. 2008. Berkah Shalat Dhuha. Jakarta: Wahyu Media.
Malawi, Ibadullah & Siswanto, Edy. 2012. Penelitian Tindakan Kelas. Madiun: IKIP PGRI Madiun.
Mustofa, A. 2005. Akhlak Tasawuf. Bandung: Pustaka Setia.
Poerwadarminta. 2007. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.


No comments:

Post a Comment